Lumajang, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Miftahul Midad Lumajang resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ( Memorandum of Understanding / MoU) dengan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Fokus utama dari kolaborasi ini adalah akselerasi pengembangan Unit Pengembangan Bahasa (UPB) dan implementasi sistem tes kemahiran bahasa asing berbasis digital.
Ketua STIT Miftahul Midad Lumajang, H. Khittotun Nahidin, M.Pd., menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memperkuat struktur kelembagaan kampus, khususnya dalam pembentukan institusi bahasa yang mandiri dalam Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker).
"Kerja sama ini adalah upaya konkret kami dalam menjamin mutu akademik. Ke depan, Unit Bahasa di STIT Miftahul Midad dapat berdiri sebagai institusi mandiri yang mampu menyelenggarakan tes standar kompetensi bahasa secara profesional dan terukur," ungkap H. Khittotun Nahidin usai pertemuan tersebut.
Dalam ranah teknis, kerja sama ini menyepakati adopsi sistem Test of Foreign Language Proficiency (TFLT) yang dimiliki oleh UIN KHAS Jember. Kepala UPT UPB UINKHAS Jember, Dra. Sofkhatin Khumaidah, M.Pd., M.Ed., Ph.D., menjelaskan bahwa sistem yang akan digunakan berbasis pada laman terintegrasi oasis.upb.uinkhas.ac.id.
Dra. Sofkhatin memaparkan bahwa aplikasi ini dirancang dengan standar keamanan tinggi menyerupai sistem pada Pendidikan Profesi Guru (PPG).
"Aplikasi ini menerapkan proteksi ketat. Saat tes berlangsung, sistem tidak mengizinkan peserta membuka aplikasi lain untuk mencegah kecurangan. Materi uji mencakup tiga instrumen utama, yakni Listening, Grammar/Structure, dan Reading," jelas Dra. Sofkhatin Khumaidah.
Terkait teknis operasional, disepakati bahwa pelaksanaan tes TFLT untuk mahasiswa strata satu (S1) akan dilaksanakan dengan intensitas satu minggu tiga hari. Sistem ini menargetkan kuota layanan hingga 90 mahasiswa per bulan.
"Persyaratan infrastruktur cukup fleksibel, yakni berbasis koneksi internet atau daring. Kami juga mewacanakan kesepakatan terkait standarisasi teknis ini di forum perguruan tinggi se-Lumajang agar pelaksanaannya seragam dan optimal," tambah pihak UPT UPB UINKHAS.
Lebih lanjut dijelaskan, mahasiswa diberikan kesempatan melakukan tes maksimal sebanyak tiga kali. Apabila dalam tiga kali percobaan ambang batas nilai belum tercapai, maka pada tes selanjutnya akan dikenakan biaya administrasi. Demi menjaga validitas dokumen, sertifikat kelulusan dicetak dan hanya dapat diambil secara fisik di kantor pusat bahasa.
Selain aspek kebahasaan, pertemuan ini juga membahas penguatan ekosistem publikasi ilmiah. Disebutkan bahwa Unit Penjaminan Mutu (UPM) STIT Miftahul Midad kini telah mengelola Open Journal Systems (OJS) secara mandiri. Hal ini diharapkan dapat bersinergi dengan peningkatan kemampuan bahasa asing mahasiswa dan dosen, sehingga mampu menembus publikasi di level yang lebih tinggi.
Sinergi antara STIT Miftahul Midad dan UIN KHAS Jember ini diharapkan menjadi role model bagi pengembangan institusi pendidikan tinggi di wilayah Tapal Kuda, khususnya dalam hal digitalisasi sistem akademik.
STIT Miftahul Midad
Jl. Musi No. 17 Sumberejo - Sukodono - Lumajang - Jawa Timur
Prodi
Sarana
Copyright © 2021 - STIT Miftahul Midad